Dalat Wine – Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (KPUBC) Tipe A Tanjung Priok mengadakan lelang kendaraan antik melalui PT Balai Lelang Rajawali. Salah satu lot utama adalah Ferrari GTB/4 Competition berkelir merah. FA Manager RAYA Auction, Erlindri Lukita, mengungkap bahwa riwayat mobil eksotis ini masih abu-abu dan tidak diketahui secara pasti.
“Baca Juga: Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Investasi Strategis”
RINCIAN LELANG DAN SYARAT PESERTA
Ferrari GTB/4 Competition dibuka dengan harga limit Rp 1,5 miliar, jaminan lelang Rp 500 juta, dan biaya sewa gudang sekitar Rp 77 juta. Selain harga lelang, pemenang wajib membayar bea lelang pembeli sebesar 3% dan bea pencacahan 2,5% dari harga lelang. Proses lelang ini dapat diikuti secara daring melalui situs resmi lelang.go.id, dimana peserta harus melakukan pendaftaran dan menyetorkan uang jaminan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setiap peserta harus memastikan bahwa dana jaminan telah diterima agar dapat berpartisipasi dalam penawaran.
Lelang ini menyediakan peluang bagi kolektor dan penggemar mobil klasik untuk memiliki kendaraan eksotis tersebut, meskipun peserta perlu mempertimbangkan biaya tambahan yang menyertai pembelian agar tidak terjadi kendala saat proses administrasi pemenang lelang. Selain itu, kondisi off the road tanpa dokumen resmi membuat calon pembeli harus siap mengurus kelengkapan kendaraan secara mandiri setelah memenangkan lelang. Proses ini termasuk pengurusan STNK dan BPKB yang menjadi tanggung jawab pemenang agar mobil dapat digunakan di jalan raya secara legal. Dengan harga awal yang cukup tinggi, lelang ini menarik perhatian para kolektor yang mengincar mobil langka dan bernilai historis tinggi. Kesiapan finansial dan perencanaan matang sangat diperlukan bagi peserta agar dapat bersaing dalam proses lelang yang ketat ini.
KONDISI DAN STATUS KENDARAAN LELANGAN
Mobil Ferrari yang dilelang berstatus off the road tanpa STNK dan BPKB. Pemenang lelang harus mengurus dokumen kendaraan sebelum menggunakannya di jalan raya. Kondisi mobil sangat terawat dengan eksterior dan interior yang rapi. Meskipun usianya sudah lebih dari 50 tahun, menjadikannya koleksi langka yang bernilai tinggi. Selain itu, cat asli dan komponen orisinal masih dipertahankan, menambah nilai historis dan keautentikan mobil ini. Hal tersebut membuat Ferrari ini sangat diminati kolektor mobil klasik yang mencari kendaraan dengan nilai investasi jangka panjang. Pengurusannya memerlukan kesabaran dan biaya tambahan, namun sepadan dengan keunikan dan eksklusivitas mobil ini.
SEJARAH DAN SPESIFIKASI FERRARI GTB/4 COMPETITION
Model ini adalah Ferrari 365 GTB/4 Competizione, versi balap dari Ferrari 365 GTB/4 yang dikenal sebagai “Daytona”. Mobil legendaris ini diluncurkan tahun 1968, menandai kemenangan Ferrari di 24 Hours of Daytona 1967. Mesin V12 4,4 liter mampu menghasilkan tenaga 400-450 daya kuda, dengan transmisi manual 5-percepatan, dan kecepatan maksimal 280 km/jam. Selain performa luar biasa, desain aerodinamisnya juga menjadi daya tarik utama. Keistimewaan lain adalah sistem suspensi yang disesuaikan untuk balapan, memberikan stabilitas tinggi saat melaju kencang. Model ini tetap menjadi simbol kejayaan Ferrari di dunia otomotif klasik dan koleksi mobil mewah.
“Baca Juga: YouTube Turunkan Batas Usia Live Streaming Jadi 16 Tahun”
PELUANG DAN NILAI INVESTASI LELANG FERRARI GTB/4
Lelang ini menjadi kesempatan langka bagi kolektor dan penggemar otomotif untuk mendapatkan mobil klasik bernilai tinggi. Selain sebagai koleksi, Ferrari GTB/4 juga memiliki potensi investasi besar. Proses administrasi dan syarat lelang harus diperhatikan peserta agar dapat memenangkan mobil ikonik ini dan menambah nilai sejarah otomotif di Indonesia. Selain itu, calon pembeli perlu menyiapkan dana tambahan untuk pengurusan dokumen dan perawatan mobil agar tetap prima. Kesempatan ini juga menarik perhatian investor yang mencari aset bernilai tinggi dan stabil dalam jangka panjang. Mengingat mobil klasik seperti Ferrari 365 GTB/4 sering mengalami kenaikan harga seiring waktu.




Leave a Reply