Na Daehoon Terima Hak Asuh Anak melalui Kesepakatan Tertulis

Na Daehoon Terima Hak Asuh Anak melalui Kesepakatan Tertulis

Dalat Wine  Pengadilan Agama Jakarta Selatan menerima permohonan cerai talak dari Na Daehoon terhadap Julia Prastini alias Jule pada 6 November 2025. Permohonan ini menjadi sorotan publik karena melibatkan hak asuh ketiga anak mereka. Kuasa hukum Daehoon, Rio Rahmat Efendi, menjelaskan bahwa kliennya meminta pengadilan mengabulkan perceraian sekaligus hak asuh anak. Menurut Rio, langkah ini dilakukan dengan prosedur hukum yang jelas dan sudah ada kesepakatan antara kedua belah pihak.

“Baca Juga: Pemain Ini Jadi yang Pertama Raih Ending Rahasia di Escape from Tarkov”

Kesepakatan Tertulis Jadi Bukti Hak Asuh

Rio menyebutkan bahwa hak asuh ketiga anak telah diatur dalam kesepakatan tertulis antara Daehoon dan Jule. Dokumen ini akan menjadi salah satu bukti dalam persidangan. “Sudah ada kesepakatan tertulis antara pemohon dan termohon mengenai hak asuh yang jatuh kepada pemohon,” ujar Rio di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Selasa (2/12). Dia menambahkan, proses perceraian berjalan secara baik-baik, tanpa konflik terbuka. Kesepakatan tertulis ini juga menunjukkan kesepakatan kedua pihak dalam menjaga hak dan kepentingan anak.

Alasan Na Daehoon Mengajukan Hak Asuh

Rio tidak merinci alasan spesifik mengapa Daehoon ingin memperoleh hak asuh, tetapi menekankan bahwa publik bisa menilai sendiri. “Publik bisa menilai sendiri bagaimana layak atau tidaknya, kami tidak perlu menjelaskan karena itu privasi klien,” ujarnya. Meski demikian, permohonan hak asuh anak ini dipandang sebagai langkah untuk memastikan kesejahteraan anak. Psikolog keluarga menyarankan agar keputusan hak asuh mempertimbangkan stabilitas emosional anak dan kemampuan pengasuhan orang tua.

Akses Kunjungan Tetap Terbuka untuk Jule

Rio menegaskan, apabila pengadilan mengabulkan hak asuh untuk Daehoon, Jule tetap diberikan akses bertemu anak-anaknya tanpa batasan. “Daehoon tetap memberikan kesempatan kepada termohon untuk mengunjungi setiap waktu, tanpa syarat, agar kasih sayang tetap terjaga,” jelasnya. Praktik seperti ini penting untuk meminimalkan trauma anak akibat perceraian dan mempertahankan hubungan emosional dengan kedua orang tua. Selain itu, hal ini membantu anak-anak merasa aman dan dicintai, sekaligus mengajarkan mereka nilai pentingnya komunikasi dan pengertian antara orang tua. Pendekatan ini juga mendorong kerjasama yang sehat antara kedua pihak demi kepentingan terbaik anak-anak.

“Baca Juga: EA Klaim Sistem Anti-Cheat Battlefield 6 Efektif Tangkal Penipu”

Latar Belakang Perceraian dan Rumor Rumah Tangga

Rumor keretakan rumah tangga Daehoon dan Jule sempat ramai di media sosial. Dugaan adanya hubungan spesial Jule dengan pria lain disebut sebagai salah satu penyebab perceraian. Meski demikian, perceraian yang diajukan Daehoon tetap berfokus pada penyelesaian hukum yang tertib dan hak asuh anak. Data statistik perceraian di Indonesia menunjukkan bahwa faktor ketidakcocokan dan perselingkuhan menjadi penyebab utama, meski setiap kasus memiliki konteks unik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *