Dalat Wine – Otoritas di Mesir secara resmi memblokir platform gim daring Roblox setelah muncul kekhawatiran serius terkait keselamatan anak. Keputusan ini diambil menyusul penilaian pemerintah bahwa sejumlah konten di dalam platform tersebut berpotensi mempromosikan perilaku berbahaya. Media lokal Mesir melaporkan bahwa langkah pemblokiran dilakukan sebagai bagian dari kebijakan perlindungan anak di ruang digital. Roblox selama ini dikenal luas sebagai gim populer di kalangan anak-anak dan remaja. Pemerintah menilai popularitas tersebut harus diimbangi dengan pengawasan ketat. Kebijakan ini menandai pendekatan tegas Mesir terhadap platform global yang diakses oleh pengguna usia dini.
“Baca Juga: Huawei Kembangkan Smartwatch Baru untuk Pelari”
Pernyataan Dewan Tertinggi Regulasi Media Terkait Pemblokiran
Wakil Kepala Dewan Tertinggi untuk Regulasi Media, Essam al-Amir, membenarkan keputusan pemblokiran tersebut kepada publik. Ia menyatakan bahwa dewan telah mengeluarkan rekomendasi resmi untuk memblokir Roblox sebagai gim elektronik populer. Menurut al-Amir, rekomendasi tersebut juga mencakup pemblokiran situs yang mempromosikan perilaku menyimpang atau memfasilitasi penyebarannya. Platform yang menayangkan gim elektronik dengan unsur kekerasan turut menjadi perhatian regulator. Pernyataan tersebut disampaikan al-Amir sebagaimana dilansir kantor berita Anadolu. Dewan menilai perlunya tindakan tegas untuk mencegah dampak negatif terhadap perkembangan anak. Pendekatan ini diambil berdasarkan mandat perlindungan kepentingan publik.
Koordinasi Teknis dan Langkah Regional yang Serupa
Al-Amir menjelaskan bahwa Dewan Tertinggi Regulasi Media berkoordinasi dengan Otoritas Regulasi Telekomunikasi Nasional. Koordinasi tersebut bertujuan menerapkan langkah teknis untuk menegakkan larangan akses Roblox. Pemerintah memastikan pemblokiran dilakukan secara menyeluruh di jaringan nasional. Langkah Mesir ini bukan kebijakan yang berdiri sendiri di kawasan. Pada Agustus dan September 2025, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, Qatar, dan Oman juga memberlakukan pembatasan serupa. Negara-negara tersebut mengeluarkan peringatan terkait potensi risiko Roblox terhadap anak. Kesamaan kebijakan ini mencerminkan meningkatnya perhatian regional terhadap keamanan digital anak.
Tekanan Internasional dan Kasus Hukum terhadap Roblox
Secara internasional, Roblox menghadapi pengawasan yang semakin ketat dari otoritas berbagai negara. Pada Agustus 2025, negara bagian Louisiana di Amerika Serikat mengajukan gugatan terhadap Roblox. Gugatan tersebut menuduh perusahaan memfasilitasi eksploitasi anak melalui platformnya. Roblox secara terbuka membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai klaim palsu. Tekanan hukum ini menambah sorotan global terhadap praktik pengelolaan platform gim daring. Isu keselamatan anak menjadi fokus utama dalam setiap kritik yang dilayangkan. Perusahaan harus menghadapi tantangan reputasi di tengah pertumbuhan basis pengguna global.
“Baca Juga: Huawei Siapkan Band 11 Series dengan Opsi Pro”
Data Pengguna, Kasus Eksploitasi, dan Tantangan Industri Gim Global
Roblox merupakan platform gim interaktif gratis yang dibuat hampir dua dekade lalu. Platform ini memungkinkan pengguna merancang dunia virtual sendiri menggunakan alat pemrograman sederhana. Pengguna dapat bermain, berpetualang, dan berinteraksi secara real time lintas negara. Laporan surat kabar The Guardian pada Mei 2025 mencatat sekitar 85 juta pengguna aktif Roblox. Sekitar 40 persen dari jumlah tersebut berusia di bawah 13 tahun. Pada 2023, lebih dari 13.000 kasus eksploitasi anak tercatat di platform ini di Amerika Serikat. Sebanyak 1.200 laporan resmi pelecehan diajukan langsung kepada Roblox. Media keuangan Bloomberg melaporkan bahwa sejak 2018, setidaknya 24 orang ditangkap polisi AS. Penangkapan tersebut terkait penculikan atau penganiayaan yang bermula dari pertemuan melalui Roblox. Perusahaan menyebut rata-rata pengguna aktif harian mencapai 111,8 juta. Pengguna mengirimkan sekitar 6,1 miliar pesan obrolan setiap hari. Di tengah kontroversi tersebut, pasar gim global terus tumbuh pesat.




Leave a Reply