Dukung Aurelie, Hesti Purwadinata Dapat Ancaman

Dukung Aurelie, Hesti Purwadinata Dapat Ancaman

Dalat Wine  Aurelie Moeremans menjadi sorotan publik setelah merilis buku berjudul Broken Strings. Buku tersebut berisi curahan hati berdasarkan pengalaman pribadinya. Aurelie mengungkap dirinya menjadi korban grooming saat berusia 15 tahun. Grooming merupakan bentuk manipulasi psikologis dari orang dewasa terhadap anak. Dalam kasus ini, korban kerap dibuat bergantung secara emosional. Aurelie memilih menceritakan pengalamannya secara terbuka. Buku Broken Strings dirilis dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Aurelie memutuskan membagikannya secara gratis. Langkah ini dilakukan agar ceritanya dapat diakses luas. Ia berharap kisah tersebut memberi kekuatan bagi korban lain. Respons publik terhadap buku ini sangat besar. Dukungan mengalir dari penggemar dan rekan sesama artis.

“Baca Juga: NVIDIA Next-Gen AI Server Pakai 1152 TB NAND”

Dukungan Hesti Purwadinata terhadap Aurelie Moeremans

Salah satu dukungan datang dari Hesti Purwadinata. Hesti mengunggah Instagram Story berisi dukungan emosional. Ia mengaku telah membaca keseluruhan isi Broken Strings. Hesti menuliskan bahwa sebelumnya hanya mengetahui potongan cerita Aurelie. Setelah membaca buku tersebut, ia baru memahami keseluruhan pengalaman kelam yang dialami Aurelie. Hesti juga mengenang pertemuan lama mereka di backstage televisi. Saat itu, Aurelie masih bersama sosok dari masa lalunya. Hesti menyadari bahwa Aurelie tengah berada dalam fase hidup yang berat. Ia menilai tidak seharusnya ada orang mengalami penderitaan seperti itu. Hesti berharap pelaku tidak lagi mendapat ruang publik. Ia menegaskan dukungan penuh kepada Aurelie. Unggahan tersebut ditutup dengan doa dan pesan kasih.

Kisah Angel dan Masa Sulit Aurelie di Masa Lalu

Dalam unggahannya, Hesti turut menyinggung Angel. Angel merupakan monyet kecil peliharaan Aurelie di masa lalu. Bagi Hesti, detail tersebut mengingatkannya pada kondisi Aurelie saat itu. Ia menyadari Aurelie sedang menjalani periode hidup yang mengerikan. Hesti menilai trauma tersebut meninggalkan luka mendalam. Meski demikian, ia memuji kekuatan Aurelie untuk bertahan. Dukungan tersebut disampaikan secara terbuka dan penuh empati. Aurelie pun membalas unggahan Hesti melalui Threads. Ia menyampaikan rasa terima kasih singkat disertai emotikon hati. Interaksi ini memperlihatkan kedekatan emosional keduanya. Publik menilai dukungan tersebut tulus dan bermakna. Namun, respons positif ini ternyata memicu masalah baru.

Ancaman terhadap Hesti Purwadinata dan Suaminya

Dukungan Hesti justru berujung ancaman serius. Hal ini diungkap Aurelie melalui Broadcast Channel miliknya. Aurelie menyebut Hesti dan suaminya menerima ancaman berkelanjutan. Ancaman tersebut datang melalui DM dan WhatsApp. Pelaku diduga berasal dari masa lalu Aurelie. Aurelie menjelaskan alasan ia berhenti me-repost dukungan publik. Ia tidak ingin pihak lain ikut menjadi sasaran teror. Aurelie mengaku tidak keberatan jika dirinya sendiri diancam. Namun, ia merasa bersalah jika orang lain terdampak. Ancaman tersebut memang tidak digubris oleh Hesti. Meski begitu, situasi ini tetap mengganggu kenyamanan. Aurelie memilih mengambil langkah preventif demi melindungi orang terdekat.

“Baca Juga: Live Action God of War Pilih Ryan Hurst sebagai Kratos”

Bukti Ancaman dan Sikap Aurelie ke Depan

Aurelie juga membagikan bukti pesan ancaman tersebut. Dalam pesan WhatsApp, pelaku meminta respons dari suami Hesti. Pelaku mengklaim masih menghormati hubungan pribadi mereka. Setelah tidak mendapat balasan, pelaku mengancam menempuh jalur hukum. Aurelie menegaskan keputusannya untuk tidak lagi membagikan dukungan secara terbuka. Langkah ini diambil agar pelaku tidak mengetahui siapa saja pendukungnya. Dengan begitu, teman dan rekan artisnya diharapkan tetap aman. Aurelie menegaskan doa dan dukungan tetap ia rasakan. Ia menyebut dukungan diam-diam justru terasa kuat. Sikap ini menunjukkan kehati-hatian di tengah situasi sensitif. Aurelie memilih fokus pada pemulihan dan keselamatan bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *