Assassin’s Creed Hexe Lanjut Tanpa Direktur Aslinya di Ubisoft

Assassin’s Creed Hexe Lanjut Tanpa Direktur Aslinya di Ubisoft

Dalat Wine  Pengembangan waralaba Assassin’s Creed kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan perubahan penting di internal Ubisoft. Studio asal Prancis tersebut saat ini mengerjakan beberapa proyek Assassin’s Creed baru. Beberapa judul yang ramai diperbincangkan antara lain Assassin’s Creed Hexe, Assassin’s Creed Jade, dan Assassin’s Creed Invictus. Informasi mengenai proyek-proyek ini sebagian besar muncul melalui laporan industri dan sumber internal.

“Baca Juga: Sam Altman Sebut Latih AI Seperti ‘20 Tahun Makan’ Manusia”

Di tengah proses pengembangan tersebut, publik dikejutkan oleh kabar hengkangnya sosok penting dari proyek Assassin’s Creed Hexe. Perubahan ini menimbulkan pertanyaan mengenai arah kreatif dan keberlanjutan pengembangan game tersebut. Meski demikian, Ubisoft memastikan proyek tetap berjalan sesuai rencana dengan visi yang telah disiapkan.

Ubisoft Kembangkan Beberapa Proyek Assassin’s Creed Generasi Baru

Ubisoft saat ini tengah mempersiapkan fase baru bagi waralaba Assassin’s Creed. Studio tersebut mengembangkan beberapa judul dengan konsep dan target pasar berbeda. Assassin’s Creed Jade dikabarkan berfokus pada platform mobile dengan latar Asia. Sementara itu, Assassin’s Creed Invictus disebut sebagai proyek dengan pendekatan multipemain.

Assassin’s Creed Hexe menjadi salah satu proyek paling misterius. Game ini disebut akan menawarkan pendekatan berbeda dibanding seri sebelumnya. Ubisoft belum mengungkapkan detail resmi secara menyeluruh. Namun, berbagai laporan industri memberikan gambaran awal mengenai konsep dan arah pengembangannya.

Strategi multi-proyek ini menunjukkan upaya Ubisoft menjaga relevansi Assassin’s Creed di berbagai segmen pemain. Perusahaan juga berusaha memperluas eksperimen desain setelah kritik terhadap formula seri sebelumnya. Pendekatan ini sejalan dengan strategi jangka panjang Ubisoft terhadap waralaba besar mereka.

Clint Hocking Resmi Tinggalkan Ubisoft di Tengah Pengembangan Hexe

Laporan dari Video Games Chronicle mengungkapkan bahwa Clint Hocking resmi meninggalkan Ubisoft. Ia sebelumnya menjabat sebagai Creative Director Assassin’s Creed Hexe. Clint Hocking dikenal sebagai figur berpengalaman dalam industri game. Ia pernah terlibat dalam beberapa proyek besar Ubisoft sebelumnya.

Kepergian Hocking memicu spekulasi mengenai dampaknya terhadap Assassin’s Creed Hexe. Namun, laporan tersebut menyebutkan pengembangan game tidak terganggu. Ubisoft menyatakan proyek tetap berlanjut sesuai rencana awal. Studio menegaskan Hexe akan menghadirkan sesuatu yang unik dalam waralaba Assassin’s Creed.

Tidak disebutkan secara rinci alasan di balik keputusan Clint Hocking meninggalkan Ubisoft. Hingga kini, baik pihak Ubisoft maupun Hocking belum memberikan pernyataan terbuka. Meski demikian, pergantian posisi kreatif di tengah pengembangan bukan hal baru dalam industri game besar.

Jean Guesdan Ditunjuk sebagai Penanggung Jawab Konten Waralaba

Untuk mengisi kekosongan tersebut, Ubisoft menunjuk Jean Guesdan sebagai Head of Content waralaba Assassin’s Creed. Jean Guesdan bukan sosok baru dalam pengembangan seri ini. Ia sebelumnya berkontribusi dalam Assassin’s Creed IV: Black Flag dan Assassin’s Creed Origins.

Pengalaman Guesdan dalam dua judul penting Assassin’s Creed menjadi faktor utama penunjukannya. Assassin’s Creed IV: Black Flag dikenal dengan pendekatan eksplorasi laut dan narasi kuat. Sementara itu, Origins menjadi titik awal transformasi seri ke arah RPG modern.

Dengan peran barunya, Jean Guesdan bertanggung jawab mengawasi konsistensi konten dan visi kreatif Assassin’s Creed. Posisi ini mencakup koordinasi lintas proyek dalam waralaba. Peran tersebut juga penting dalam menjaga identitas seri di tengah eksperimen desain yang terus berkembang.

Ubisoft Rekrut Penulis Skenario Berpengalaman untuk Assassin’s Creed Hexe

Selain perubahan kepemimpinan kreatif, Ubisoft juga memperkuat tim naratif Assassin’s Creed Hexe. Laporan dari Insider Gaming mengungkapkan Ubisoft merekrut penulis skenario berpengalaman. Penulis tersebut sebelumnya terlibat dalam Assassin’s Creed Origins, Valhalla, dan Mirage.

Fokus utama penulis ini adalah pengembangan skenario dan struktur narasi Hexe. Langkah ini menunjukkan keseriusan Ubisoft dalam memperkuat aspek cerita. Narasi menjadi elemen penting, terutama karena Hexe disebut mengusung pendekatan yang lebih personal dan gelap.

Keterlibatan penulis dari beberapa judul sebelumnya memberi kesinambungan naratif. Ubisoft tampaknya ingin menjaga kualitas penceritaan setelah respons positif terhadap Mirage. Pendekatan ini juga sejalan dengan fokus pengalaman pemain yang lebih terarah.

“Baca Juga: WhatsApp Tes Fitur Spoiler, Sembunyikan Isi Pesan Manual”

Detail Awal Assassin’s Creed Hexe dan Arah Gameplay Lebih Linier

Sejauh ini, informasi mengenai Assassin’s Creed Hexe masih terbatas. Laporan menyebutkan game ini akan menampilkan protagonis wanita bernama Elsa. Latar cerita berada di Eropa Tengah pada abad ke-16. Periode tersebut berkaitan dengan era Kekaisaran Romawi Suci.

Hexe juga disebut akan mengangkat unsur supernatural sebagai fokus utama. Pendekatan ini berbeda dari seri Assassin’s Creed sebelumnya yang lebih menekankan sejarah realistis. Meski demikian, Ubisoft tetap mempertahankan elemen fiksi yang menyatu dengan konteks sejarah.

Dari sisi gameplay, Hexe diperkirakan kembali ke formula RPG yang lebih linier. Pendekatan ini disebut mirip Assassin’s Creed Mirage. Mirage sendiri berlatar Baghdad dan menampilkan Basim Ibn Ishaq sebagai tokoh utama. Game tersebut mendapat apresiasi karena fokus dan skala yang lebih terkendali.

Kombinasi latar sejarah Eropa, protagonis baru, dan elemen supernatural memberi identitas unik bagi Hexe. Ubisoft tampaknya ingin menghadirkan pengalaman berbeda tanpa meninggalkan akar seri. Dengan tim kreatif dan naratif yang diperkuat, Assassin’s Creed Hexe diproyeksikan menjadi salah satu judul paling ambisius dalam fase baru waralaba ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *