Dalat Wine – Sony kembali memperluas portofolio sensor kameranya dengan menghadirkan IMX908. Sensor CMOS ini tidak ditujukan untuk smartphone atau kamera konsumen. Produk ini dirancang khusus untuk sistem keamanan dengan kebutuhan akurasi gambar tinggi. Pengumuman ini menegaskan fokus Sony pada sektor surveillance modern. Perusahaan melihat peningkatan kebutuhan analisis visual berbasis AI di berbagai lingkungan. IMX908 hadir sebagai solusi untuk tantangan pencahayaan ekstrem dan objek bergerak. Sensor ini membawa resolusi 4K dengan 8,4 MP efektif. Namun, Sony menekankan bahwa kualitas pemrosesan gambar lebih penting dari sekadar resolusi. Pendekatan ini mencerminkan perubahan prioritas industri kamera keamanan global.
“Baca Juga: Update April 2026, Visual Albion Online Dirombak”
Teknologi Single-Exposure HDR Atasi Masalah Gerakan Objek
Sony menanamkan teknologi single-exposure HDR pada IMX908 untuk meningkatkan kualitas gambar. Teknologi ini memungkinkan sensor menangkap detail dalam satu exposure. Metode ini berbeda dari HDR konvensional yang menggabungkan beberapa exposure. Penggunaan multi-exposure sering menimbulkan artefak saat objek bergerak. Dalam sistem keamanan, kondisi tersebut dapat mengganggu proses identifikasi. Dengan single-exposure HDR, gambar tetap bersih tanpa efek ghosting. Hal ini penting saat merekam kendaraan atau individu yang bergerak cepat. Sony menargetkan peningkatan akurasi visual dalam situasi dinamis. Teknologi ini juga membantu menjaga konsistensi detail di area terang dan gelap.
Piksel LOFIC dan Dynamic Range Tinggi untuk Kondisi Ekstrem
IMX908 menggunakan piksel LOFIC berukuran 1,45 µm yang sangat kecil di kelasnya. Meskipun kecil, piksel ini mampu menangani rentang cahaya luas. Sensor ini menawarkan dynamic range hingga 96 dB dalam satu exposure. Kemampuan ini memungkinkan kamera menangkap detail di kondisi backlight kuat. Area bayangan gelap juga tetap terlihat dengan jelas. Teknologi LOFIC membantu mengurangi kehilangan detail pada kondisi kontras tinggi. Kombinasi ini menjadikan IMX908 ideal untuk lingkungan kompleks. Contohnya termasuk jalan raya, area publik, dan gedung dengan pencahayaan tidak merata.
STARVIS 3 Tingkatkan Performa Low-Light Secara Signifikan
Sony melengkapi IMX908 dengan teknologi STARVIS 3 generasi terbaru. Teknologi ini meningkatkan performa low-light sekitar 27 persen dibanding pendahulunya. Sensor juga memiliki kapasitas saturated charge yang lebih tinggi. Hal ini memungkinkan detail tetap terlihat pada area terang tanpa overexposure. Di sisi lain, area gelap tetap mempertahankan informasi visual penting. Sony menyatakan peningkatan ini penting untuk sistem pengawasan malam hari. Dengan performa low-light yang lebih baik, kamera dapat bekerja optimal sepanjang waktu. Hal ini mendukung kebutuhan monitoring 24 jam di berbagai sektor.
“Baca Juga: Patch Baru ARC Raiders Nerf Senjata Il Toro”
Spesifikasi Video dan Jadwal Distribusi IMX908 Tahun 2026
IMX908 mendukung perekaman hingga 90 fps pada 10-bit. Sensor ini juga mampu merekam 60 fps pada 12-bit. Sony menyediakan berbagai mode HDR seperti Clear HDR dan Hybrid HDR. Selain itu, tersedia juga varian DOL untuk fleksibilitas penggunaan. Fitur ini memungkinkan integrasi dengan berbagai sistem keamanan modern. Sony menargetkan penggunaan sensor ini pada ruang publik dan sistem berbasis AI. Sampel IMX908-AQR1 dijadwalkan dikirim mulai akhir Maret 2026. Langkah ini menunjukkan arah industri menuju peningkatan kualitas gambar untuk analisis cerdas. Ke depan, teknologi sensor akan semakin berperan dalam akurasi sistem keamanan.




Leave a Reply