Dalat Wine – Setelah pertama kali diumumkan pada Juni 2025, ROG Xbox Ally dan Ally X akhirnya tampil di depan publik. Keduanya diperlihatkan dalam ajang Gamescom 2025 yang berlangsung di Jerman. Produk kolaborasi antara ASUS dan Microsoft ini menarik perhatian banyak gamer karena menggabungkan kekuatan Windows dengan desain konsol handheld modern.
“Baca Juga: Redmi Note 15 5G Meluncur, Andalkan Snapdragon 6 Gen 3″
ASUS mengonfirmasi bahwa kedua perangkat akan resmi meluncur secara global pada 16 Oktober 2025. Kabar baiknya, gamer di Indonesia juga akan kebagian jatah. Dalam pernyataan resminya, ASUS Indonesia menyatakan bahwa ROG Xbox Ally dan Ally X “coming soon” untuk pasar Tanah Air. Meskipun belum ada tanggal rilis pasti, kemungkinan besar peluncurannya tidak akan jauh dari jadwal global.
Jika tidak serentak dengan peluncuran internasionalnya, ASUS Indonesia mengisyaratkan bahwa perangkat ini akan masuk sebelum tahun 2025 berakhir. Hal ini memberi harapan bagi penggemar konsol handheld di Indonesia untuk menikmati teknologi terbaru dari ASUS dan Microsoft tepat di musim liburan akhir tahun.
Dengan tren perangkat gaming portabel yang semakin naik daun, kehadiran ROG Xbox Ally dan Ally X bisa menjadi pesaing serius bagi Steam Deck, Nintendo Switch, maupun Lenovo Legion Go. Apalagi, ASUS membawa nama besar ROG yang telah lama dikenal di dunia perangkat gaming berperforma tinggi.
Perbedaan Spesifikasi ROG Xbox Ally dan Ally X, Siapkan Fitur AI untuk 2026
ROG Xbox Ally menjadi pilihan lebih terjangkau dari dua model yang diumumkan. Konsol ini ditenagai oleh prosesor AMD Ryzen Z2 A dengan arsitektur Zen 2 berisi empat inti dan delapan thread. GPU-nya menggunakan delapan inti RDNA 2 yang sudah cukup mumpuni untuk gaming ringan hingga menengah. Perangkat ini juga dibekali RAM 16GB LPDDR5X dan penyimpanan SSD M.2 512GB. Kapasitas baterainya sebesar 60Wh.
Sementara itu, ROG Xbox Ally X hadir sebagai versi premium dengan spesifikasi lebih tinggi. Perangkat ini menggunakan APU AMD Ryzen AI Z2 Extreme, dengan delapan inti dan enam belas thread berbasis Zen 5. GPU-nya memakai arsitektur RDNA 3.5 dengan 16 inti grafis, serta NPU terintegrasi yang mendukung fitur AI.
Salah satu fitur unggulan yang akan hadir di Ally X adalah Automatic Super Resolution. Teknologi ini memungkinkan peningkatan kualitas visual dan frame rate secara otomatis pada game beresolusi rendah. Fitur AI ini dijadwalkan meluncur pada awal 2026 melalui pembaruan perangkat lunak.
“Baca Juga: Pixel 10 Resmi Meluncur, Usung Tensor G5 Lebih Kencang”
Kedua konsol menggunakan layar LCD 7 inci beresolusi 1080p dengan refresh rate 120Hz dan dukungan FreeSync Premium. ASUS menambahkan Corning Gorilla Glass Victus dan lapisan DXC Anti-Reflection agar tetap nyaman digunakan di berbagai kondisi cahaya. Sayangnya, belum tersedia opsi layar OLED, yang mulai menjadi standar baru di pasar handheld premium.
Dengan fitur dan performa yang ditawarkan, ROG Xbox Ally dan Ally X tampaknya siap bersaing di pasar global. Gamer Indonesia tinggal menantikan waktu resmi peluncurannya, yang diperkirakan tidak akan lama lagi.




Leave a Reply