Dalat Wine – Rumor mengenai kebocoran ROM Key PlayStation 5 kembali menghebohkan komunitas gamer dan modder global. Isu ini menyebutkan bahwa lapisan keamanan terdalam konsol PS5, atau yang dikenal sebagai level-0, berpotensi ditembus sehingga memungkinkan praktik jailbreak dilakukan. Jika benar terjadi, kebocoran ini akan menjadi salah satu insiden keamanan paling serius dalam sejarah konsol Sony.
“Baca Juga: Redmagic 11 Pro+ Golden Saga Pakai Liquid Cooling Emas”
Berbeda dengan eksploitasi sebelumnya yang biasanya hanya memanfaatkan celah kernel atau firmware, rumor kali ini menyebutkan akses langsung ke ROM Key. ROM Key merupakan fondasi keamanan yang dieksekusi pertama kali saat konsol dinyalakan. Jika kunci ini benar-benar bocor, maka pembaruan sistem melalui firmware tidak lagi cukup untuk menutup celah tersebut.
Star Wars Racer Revenge Disebut Jadi Kunci Eksploitasi
Menariknya, rumor ini mengaitkan proses pembobolan dengan satu game fisik tertentu, yakni Star Wars Racer Revenge versi PlayStation 4. Game ini disebut-sebut memiliki celah yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan debug langsung ke sistem keamanan level-0 PS5 melalui mekanisme backward compatibility.
Star Wars Racer Revenge sendiri bukan judul baru. Game ini merupakan versi rilis ulang dari PlayStation 2 yang dipasarkan kembali oleh Limited Run Games pada 2019 untuk PS4. Karena statusnya sebagai rilisan terbatas, game ini tidak diproduksi massal dan hanya tersedia sekitar 10 ribu unit di seluruh dunia.
Keterbatasan jumlah inilah yang kemudian membuat game tersebut menjadi buruan para modder dan kolektor, terutama setelah rumor jailbreak PS5 mencuat ke publik.
Harga Game Melonjak Hingga Sepuluh Kali Lipat
Dampak paling nyata dari rumor ini terlihat pada lonjakan harga Star Wars Racer Revenge versi fisik. Game yang sebelumnya dijual dengan harga sekitar 50 dolar AS kini dilaporkan dibanderol hingga 500 dolar AS di pasar sekunder. Kenaikan hingga sepuluh kali lipat ini terjadi dalam waktu singkat sejak isu kebocoran ROM Key mulai ramai diperbincangkan.
Lonjakan harga tersebut dipicu oleh dua faktor utama. Pertama, keyakinan bahwa game ini menjadi satu-satunya media yang dapat dimanfaatkan untuk menembus keamanan PS5. Kedua, ketersediaan unit fisik yang sangat terbatas, sehingga permintaan jauh melampaui suplai yang ada.
Kondisi ini membuat game yang sebelumnya kurang dikenal justru berubah menjadi item bernilai tinggi, meski belum ada konfirmasi resmi dari Sony terkait kebenaran klaim tersebut.
Celah Keamanan di Backward Compatibility PS5
Menurut penjelasan yang beredar di kalangan modder, celah ini berada pada proses autentikasi backward compatibility PlayStation 5. Mekanisme ini sejatinya dirancang agar PS5 dapat menjalankan game PS4 dengan aman. Namun, diduga terdapat kerentanan yang memungkinkan akses lebih dalam ke arsitektur sistem konsol.
Dengan memanfaatkan game tertentu, modder dikabarkan bisa melakukan debugging yang menembus lapisan keamanan paling dasar. Jika akses ini benar-benar mencapai ROM Key level-0, maka pengguna berpotensi mendapatkan kendali penuh atas konsol, mulai dari bootloader hingga sistem eksekusi aplikasi.
Namun demikian, klaim ini masih sebatas rumor dan diskusi di forum-forum tertutup. Hingga kini, belum ada bukti teknis yang dipublikasikan secara luas dan terverifikasi.
“Baca Juga: Inara Rusli Bantah Tuduhan Zina dengan Insanul”
Peluang Jailbreak PS5 Masih Sangat Terbatas
Meski rumor ini memicu antusiasme besar, peluang PS5 jailbreak tersebar luas dinilai masih kecil. Keterbatasan jumlah game fisik yang menjadi celah utama membuat proses eksploitasi tidak mudah diakses oleh publik umum. Selain itu, tingkat keahlian teknis yang dibutuhkan juga tergolong tinggi.
Sony sendiri hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi terkait isu kebocoran ROM Key tersebut. Jika rumor ini terbukti benar, satu-satunya solusi jangka panjang yang mungkin dilakukan adalah revisi perangkat keras untuk produksi konsol selanjutnya, sementara unit lama tetap berisiko.
Untuk sementara, rumor jailbreak PS5 masih menjadi topik spekulatif yang terus dipantau oleh komunitas teknologi dan keamanan. Kebenaran klaim ini kemungkinan baru akan terungkap jika ada analisis teknis mendalam atau tanggapan resmi dari pihak Sony.




Leave a Reply