Dalat Wine – Apple resmi memasuki pasar smartphone lipat melalui iPhone Duo. Perangkat ini menjadi iPhone pertama yang menggunakan mekanisme layar lipat.
Sebelumnya, berbagai rumor menyebut Apple mungkin memakai nama iPhone Ultra. Namun, perusahaan akhirnya memilih nama iPhone Duo untuk perangkat barunya.
iPhone Duo menawarkan konsep smartphone yang berubah ukuran sesuai kebutuhan pengguna. Perangkat dapat digunakan sebagai smartphone ringkas atau layar besar ketika dibuka.
“Baca Juga: HMD Asha 305 Resmi Meluncur dengan Harga Terjangkau”
Kehadiran iPhone Duo juga menandai perubahan penting dalam lini iPhone. Apple kini menghadirkan perangkat dengan layar terbesar sepanjang sejarah iPhone.
Layar 7,6 Inci Hadir dalam Bodi Lipat Titanium
Saat dibuka, iPhone Duo menghadirkan layar Super Retina XDR berukuran 7,6 inci. Ukuran tersebut disebut 50 persen lebih besar daripada layar iPhone 18 Pro Max.
Ketika perangkat dilipat, pengguna mendapatkan layar luar Super Retina XDR berukuran 5,4 inci. Luasnya mencapai sekitar 90 persen area layar iPhone 18 Pro.
Apple menggunakan rasio aspek yang sama pada kedua layar. Pendekatan tersebut menjaga tampilan konten tetap proporsional saat perangkat dibuka atau ditutup.
Kedua layar mendukung ProMotion, Always-On, dan tingkat kecerahan puncak hingga 3.000 nit. Layar dalam juga menggunakan kaca nano-texture untuk mengurangi pantulan cahaya.
Material titanium Grade 5 membantu menjaga struktur perangkat tetap kuat. Bagian belakang menggunakan Ceramic Shield untuk meningkatkan perlindungan perangkat.
Layar luar menggunakan Ceramic Shield 2 dengan ketahanan gores tiga kali lebih baik. iPhone Duo juga membawa sertifikasi IP68 untuk perlindungan terhadap air dan debu.
Kamera 48 MP Manfaatkan Mekanisme Layar Lipat
Sektor fotografi menjadi salah satu bagian penting dalam iPhone Duo. Apple memasang kamera Utama Fusion 48 MP dengan kemampuan menghasilkan foto 48 MP.
Kamera tersebut menggunakan resolusi 24 MP sebagai pengaturan standar. Sistemnya juga menyediakan telefoto 2x berkualitas optik dan stabilisasi sensor-shift.
Apple turut menghadirkan kamera Ultra Wide Fusion 48 MP dengan kemampuan fotografi makro. Kamera depan Center Stage dapat menyesuaikan orientasi pengambilan gambar secara otomatis.
Desain lipat perangkat juga memungkinkan Apple menghadirkan fitur kamera khusus. Smart Take menggunakan AI on-device untuk menentukan momen terbaik ketika subjek siap difoto.
Fitur Duo Preview menampilkan pratinjau kamera pada layar luar. Orang yang sedang difoto dapat melihat posisi mereka sebelum pengambilan gambar.
Untuk kebutuhan video, kamera utama mampu merekam hingga resolusi 4K pada 120 fps. Perekaman tersebut mendukung format Dolby Vision untuk menghasilkan video dengan rentang dinamis tinggi.
A20 Pro dan Dua Baterai Menopang Performa iPhone Duo
Apple membekali iPhone Duo dengan chip A20 Pro yang juga digunakan iPhone 18 Pro. Chip tersebut dibuat menggunakan proses manufaktur 2 nm.
A20 Pro memiliki CPU enam inti dan GPU tujuh inti. Apple mengklaim performanya mencapai 20 persen lebih cepat dibandingkan A19 Pro.
Kemampuan komputasi AI on-device juga meningkat melalui Dual Neural Engine 16-core. Apple menyebut kemampuan tersebut mencapai dua kali lipat dibanding generasi sebelumnya.
Sistem pendingin berbasis ruang uap membantu menjaga performa perangkat. Apple mengklaim performa berkelanjutan meningkat hingga 35 persen dibandingkan iPhone 17 Pro.
Struktur lipat membuat Apple menggunakan dua baterai pada masing-masing sisi perangkat. Apple tidak mengungkap kapasitas baterainya secara spesifik.
Perusahaan mengklaim pemutaran video mencapai 31 jam menggunakan layar dalam. Angka tersebut meningkat menjadi 44 jam saat menggunakan layar luar.
“Baca Juga: Huawei Hadirkan WiFi Portable eSIM Tahan hingga 9 Jam”
iOS 27 Hadirkan Multitasking untuk Layar Besar
iPhone Duo menjalankan iOS 27 dengan antarmuka yang menyesuaikan bentuk perangkat. Apple memindahkan sejumlah kontrol penting ke sisi layar.
Pengaturan tersebut memberikan ruang vertikal lebih besar untuk menampilkan konten. Layar 7,6 inci juga mendukung kemampuan multitasking melalui fitur Split View.
Pengguna dapat menjalankan dua aplikasi secara berdampingan. Safari juga dapat membuka dua jendela sekaligus pada layar yang sama.
Pasangan aplikasi tertentu dapat disimpan untuk digunakan kembali dengan lebih cepat. Mode Siaga turut mendukung penggunaan perangkat dalam posisi disangga.
Fitur tersebut dapat berjalan menggunakan layar luar maupun layar dalam. Pengguna dapat menampilkan jam, widget, kalender, cuaca, dan foto.
Untuk konektivitas, iPhone Duo menggunakan chip N1 dengan dukungan Wi-Fi 7, Bluetooth 6, dan Thread. Modem C2 juga meningkatkan kualitas koneksi seluler melalui teknologi berbasis AI.
Apple menyediakan pilihan penyimpanan 256 GB hingga 2 TB. Pilihan warnanya mencakup Star White dan Night Sky Blue.
iPhone Duo dibanderol mulai USD 1.999 untuk model 256 GB. Harga tersebut setara sekitar Rp34 jutaan sebelum memperhitungkan harga pasar Indonesia.
Apple menyebut perangkat ini akan segera hadir di Indonesia. Namun, harga resmi untuk pasar Indonesia belum dapat dijadikan patokan dari harga global tersebut.




Leave a Reply