Dalat Wine – BYD Auto menghadirkan MPV terbaru bernama BYD M9. Yang merupakan versi lebih sederhana dari MPV mewah mereka, Denza D9. Model ini dikenal juga dengan sebutan Xia di pasar China dan mulai merambah pasar ekspor. Dengan Meksiko sebagai salah satu negara tujuan utama. BYD M9 hadir sebagai MPV pintu geser dengan teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) yang menjanjikan jarak tempuh hingga 945 kilometer, menurut laporan Car News China.
“Baca Juga: Ibrahimovic Sindir Inter Miami Dibantai PSG 0-4″
Spesifikasi dan Dimensi BYD M9 yang Mirip dengan Denza D9
Dari sisi desain, BYD M9 mengadopsi sejumlah elemen visual serupa Denza D9. Khususnya pada garis bahu yang membentang dari depan ke pilar D. Dimensi BYD M9 pun hampir sebanding dengan Denza D9. Dengan panjang 5.145 mm, lebar 1.970 mm, dan tinggi 1.805 mm, serta jarak sumbu roda 3.045 mm. Sebagai perbandingan, Denza D9 sedikit lebih panjang dan tinggi, dengan panjang 5.250 mm dan tinggi 1.920 mm.
BYD M9 menggunakan konfigurasi tempat duduk 2+2+3 dengan model captain seat di baris tengah. Kabin dilengkapi dengan dashboard yang menampilkan tiga layar besar terpisah, memberikan kesan modern dan fungsional. Model ini memberikan kombinasi kenyamanan dan teknologi yang cukup lengkap untuk segmen MPV.
Teknologi Mesin dan Performa BYD M9 PHEV
Untuk sektor tenaga, BYD M9 mengandalkan mesin bensin turbo 1.500 cc bertenaga 154 dk, yang dipadukan dengan motor listrik berdaya 200 kW (268 dk). Perpaduan ini menghasilkan performa optimal dengan efisiensi bahan bakar yang lebih baik. Selain itu, M9 dibekali baterai berkapasitas 20,4 kWh atau 36,6 kWh, yang memungkinkan mobil menempuh jarak jauh dengan mode listrik.
Model ini sudah memasuki tahap ekspor dengan sekitar 500 unit yang telah dikirim ke luar negeri. BYD M9 mulai dipasarkan di China dengan harga 249.800 yuan atau sekitar Rp 560 jutaan, menjadikannya pilihan MPV listrik plug-in hybrid yang lebih terjangkau.
Paten BYD M9 Terdaftar di Indonesia, Potensi Masuk Pasar Lokal
Menariknya, BYD sudah mendaftarkan paten visual BYD M9 di Indonesia melalui Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Kemenkumham. Dokumen resmi yang tercatat pada 29 November 2024 dan diumumkan pada 2 Juni 2025 ini menunjukkan sketsa desain yang sangat mirip dengan MPV M9. Paten ini masuk dalam klasifikasi kelas 12, yang mencakup produk otomotif dan transportasi.
Pendaftaran paten ini menandakan rencana BYD untuk memperluas jangkauan produk mereka ke pasar Indonesia, seiring meningkatnya minat terhadap kendaraan listrik dan plug-in hybrid di wilayah Asia Tenggara.
“Baca Juga: Hyundai Elexio Gunakan Baterai BYD dan Resmi Dijual di China”
Prospek BYD M9 dalam Kompetisi MPV Listrik Global
BYD M9 hadir sebagai jawaban kebutuhan pasar akan MPV listrik yang lebih terjangkau dan efisien dibandingkan model premium seperti Denza D9. Dengan dukungan teknologi PHEV dan desain modern, BYD menargetkan segmen keluarga dan konsumen yang mencari kenyamanan sekaligus hemat energi.
Kemungkinan masuknya BYD M9 ke pasar Indonesia akan menambah pilihan kendaraan listrik dan mendorong adopsi teknologi ramah lingkungan. Pasar MPV listrik global yang terus berkembang membuka peluang besar bagi BYD untuk memperkuat posisinya sebagai produsen kendaraan listrik terdepan.




Leave a Reply