Dalat Wine – Bank Indonesia mencatat tonggak sejarah penting dengan peluncuran QRIS Antarnegara Indonesia-Jepang (ID Outbound). Momentum peluncuran ini bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, menandai kemajuan besar dalam inovasi pembayaran digital. Setelah menjalani uji coba sejak Mei 2025, kini masyarakat Indonesia yang tinggal atau berkunjung di Jepang dapat bertransaksi menggunakan QRIS tanpa harus menukar Rupiah ke Yen. Ini tidak hanya memudahkan konsumen, tetapi juga mengurangi biaya transaksi dan risiko perubahan nilai tukar, memberikan pengalaman pembayaran yang lebih efisien dan praktis.
“Baca Juga: Man City Menang Telak atas Wolves, Haaland dan Reijnders Bersinar”
Ekspansi QRIS ke Empat Negara Mitra, Memperkuat Ekosistem Keuangan Digital
Keberhasilan QRIS tidak berhenti di Jepang. Sistem pembayaran digital ini sudah dapat digunakan di tiga negara lain, yaitu Malaysia, Singapura, dan Thailand. Keempat negara ini menjadi bagian dari jaringan QRIS Antarnegara, membangun ekosistem keuangan digital regional yang semakin terintegrasi. Selain itu, Bank Indonesia telah memulai tahap uji coba penggunaan QRIS di Tiongkok. Langkah ini membuka peluang besar agar QRIS dapat segera diimplementasikan di pasar keuangan digital terbesar di Asia Timur tersebut, yang akan memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi digital global.
Pertumbuhan Transaksi QRIS Antarnegara Mencapai 188 Persen
Data per Juni 2025 menunjukkan hasil yang menggembirakan. Transaksi QRIS Antarnegara dari seluruh negara mitra tumbuh sebesar 188 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Lonjakan ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin percaya dan nyaman menggunakan QRIS untuk transaksi lintas negara. Keunggulan utama QRIS adalah kemampuannya menyediakan transaksi tanpa perlu konversi mata uang secara manual, yang biasa memakan waktu dan biaya tambahan. Dengan QRIS, proses pembayaran menjadi seamless dan cepat, baik untuk wisatawan maupun pelaku bisnis.
Peran Bank Indonesia dalam Mendorong Transformasi Digital Global
Peluncuran resmi QRIS Antarnegara dipimpin langsung oleh Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, bersama jajaran Dewan Gubernur. Inisiatif ini menandai arah baru dalam kebijakan BI yang tidak hanya fokus pada domestik, tetapi juga berperan aktif dalam transformasi keuangan digital global. QRIS Antarnegara adalah salah satu wujud strategi BI untuk memposisikan Indonesia sebagai pusat keuangan digital di kawasan Asia Tenggara dan Asia Pasifik. Bank Indonesia secara konsisten mendorong inovasi dan regulasi yang mendukung ekosistem pembayaran digital yang aman, efisien, dan inklusif.
“Baca Juga: GPT-5 Cetak Rekor Baru Main Pokemon Red dengan Kecepat”
Masa Depan QRIS dan Peluang Ekonomi Digital Antarbangsa
QRIS Antarnegara tidak hanya menghadirkan efisiensi dalam bertransaksi, tetapi juga memperkuat hubungan ekonomi dan sosial antarbangsa. Dengan kemudahan pembayaran digital lintas negara, peluang bisnis, perdagangan, dan investasi antarnegara semakin terbuka lebar. Bank Indonesia berkomitmen memperluas jaringan QRIS ke lebih banyak negara, memperkuat konektivitas ekonomi digital global. Langkah ini memungkinkan transaksi lintas batas menjadi lebih cepat, murah, dan aman, mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. QRIS juga membantu UMKM di Indonesia untuk lebih mudah menembus pasar internasional dan mendukung agenda transformasi digital nasional secara keseluruhan.




Leave a Reply